Kontroversi Galaxy Freezia: “Saya Belum Pernah Menyentuhnya”
Influencer Freezia menghadapi kecaman setelah menyebut ponsel Galaxy 'menyebalkan' dan mengaku belum pernah menyentuhnya. Pelajari arti 짜증 dalam konteks ini.
EN brief: “갤럭시로 날 찍어? 너무 짜증…만져본 적도 없는 폰” 프리지아 발언 논란 (it-life) + 1 glossary term.
Summary
Influencer populer Freezia (Song Ji-ah) telah memicu perdebatan sengit di internet menyusul komentarnya baru-baru ini mengenai smartphone Samsung Galaxy. Selama siaran langsung atau interaksi video, ia menyatakan ketidaksukaannya yang kuat saat difoto dengan perangkat Galaxy, yang berujung pada tuduhan elitis atau meremehkan merek tersebut.
Menurut laporan, ia berkomentar bahwa itu "menyebalkan" (짜증) ketika orang menggunakan ponsel Galaxy untuk mengambil fotonya. Ia lebih lanjut mengklaim bahwa ia bahkan belum pernah menyentuh ponsel Galaxy seumur hidupnya, menekankan penggunaan eksklusifnya pada iPhone.
Komentar tersebut dengan cepat menjadi viral di berbagai papan komunitas Korea dan media sosial. Sementara beberapa penggemar membela haknya untuk memiliki preferensi pribadi, banyak orang lain mengkritik nada bicaranya, menyebutnya tidak perlu dan berpotensi merusak citra merek serta penggunanya.
Insiden ini menambah panjang "kesenjangan smartphone" yang sedang berlangsung di Korea, di mana loyalitas merek—terutama di kalangan Gen Z dan influencer—sering kali menjadi titik pertikaian sosial dan penanda status.
Dalam judul berita, Freezia menggunakan kata 짜증 (jja-jeung) untuk menggambarkan perasaannya terhadap ponsel Galaxy. Meskipun sering diterjemahkan sebagai "kekesalan" atau "iritasi," dalam konteks ini, kata tersebut menyampaikan rasa terganggu oleh sesuatu yang tidak sesuai dengan standar atau suasana hati seseorang.
Kontroversi dimulai ketika Freezia ditanya tentang preferensi smartphone-nya atau terlihat bereaksi terhadap ponsel Galaxy. Ia dilaporkan berkata, "Mengambil foto saya dengan Galaxy? Itu sangat menyebalkan... Saya bahkan belum pernah menyentuh ponsel seperti itu." Ungkapan spesifik ini, terutama penggunaan kata "menyebalkan" (짜증), menunjukkan tingkat kejijikan yang dianggap berlebihan oleh banyak netizen.
Kritikus menunjukkan bahwa sebagai influencer papan atas yang sering bekerja dengan berbagai merek, melontarkan komentar meremehkan tentang produk teknologi utama Korea seperti seri Galaxy Samsung adalah tindakan yang tidak profesional. Beberapa pengguna di platform seperti FM Korea dan TheQoo mencatat bahwa klaim "belum pernah menyentuhnya" terasa seperti upaya untuk mempertahankan citra "mewah" tertentu yang dikaitkan dengan produk Apple.
Di sisi lain, beberapa pendukung berpendapat bahwa ia hanya jujur tentang estetika pribadinya dan bahwa reaksinya dibesar-besarkan. Mereka menyarankan bahwa penggunaan kata "menyebalkan" mungkin ditujukan pada kualitas kamera atau gaya filter tertentu dari ponsel tersebut, bukan pada penggunanya sendiri.
Hingga 11 Maret 2026, berita ini terus menjadi tren di bagian 'IT-Life' dan 'Budaya' di outlet berita utama seperti Chosun Ilbo. Belum ada pernyataan tindak lanjut resmi dari agensi Freezia mengenai apakah komentar ini akan memengaruhi kemitraan merek atau penampilan publiknya di masa mendatang.
Context
Kesenjangan iPhone vs. Galaxy: Di Korea Selatan, terdapat kesenjangan budaya yang signifikan di kalangan generasi muda terkait merek smartphone, di mana iPhone sering dipandang sebagai pernyataan mode.
Citra Freezia: Dikenal karena penampilannya di 'Single's Inferno,' Freezia sebelumnya pernah menghadapi kontroversi terkait barang mewah, membuat publik sangat sensitif terhadap komentarnya tentang simbol status.
Sensitivitas Merek: Samsung adalah sumber kebanggaan nasional bagi banyak orang Korea, sehingga tokoh publik yang mengkritik merek tersebut sering kali menghadapi kecaman yang lebih cepat daripada di tempat lain.
jjajeung
그 소리 진짜 짜증 나.geu sori jinjja jjajeung na. — Suara itu benar-benar menyebalkan.
갤럭시로 찍으면 짜증 난대요.gaelreoksiro jjigeumyeon jjajeung nandaeyo. — Dia bilang dia merasa kesal jika [seseorang] mengambil foto dengan Galaxy.